Selamat! PBIS FKIP UT meraih Akreditasi Unggul dari LAMDik
Selamat! PBIS FKIP UT meraih Akreditasi Unggul dari LAMDik
PBIS FKIP UT, Tangerang Selatan — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBIS), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT) resmi meraih Akreditasi Unggul berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDik) Nomor 413/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2026 yang terbit pada Senin (16/03/2026).
Capaian ini menjadi kelanjutan dari proses asesmen lapangan yang sebelumnya dilaksanakan di Ruang Sidang 2 FKIP UT pada Jum’at-Sabtu (06-07/02/2026).
Predikat Unggul tersebut disambut dengan rasa bahagia dan syukur oleh sivitas akademika PBIS FKIP UT.
Ketua Program Studi PBIS FKIP UT, Siti Hadianti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif yang telah dibangun dalam waktu yang tidak singkat.
“Kami tentu merasa sangat bahagia dan bersyukur atas capaian Akreditasi Unggul ini. Hasil ini merupakan buah dari kerja sama tim yang selama ini dibangun dengan penuh komitmen oleh dosen, tenaga kependidikan, pimpinan fakultas, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,” ujarnya.
Menurut Siti, capaian tersebut merupakan bentuk pengakuan atas proses peningkatan mutu yang telah dijalankan secara berkelanjutan.
“Kami melihat capaian ini sebagai bentuk pengakuan atas upaya berkelanjutan yang telah dilakukan dalam menjaga mutu pembelajaran, layanan akademik, dan tata kelola program studi,” katanya.
Sebagai bentuk respons terhadap capaian ini, Universitas Terbuka memberikan apresiasi kepada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, baik dalam bentuk ucapan selamat maupun pemberian insentif kepada program studi.
Bagi Siti, setelah memperoleh predikat Unggul, program studi akan melanjutkan penguatan mutu melalui sejumlah program akademik yang lebih berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak dosen serta mahasiswa.
“Setelah memperoleh predikat Unggul, tantangan kami bukan berhenti pada capaian ini, tetapi bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kualitas secara berkelanjutan. Ke depan, kami akan merancang lebih banyak program akademik yang melibatkan dosen dan mahasiswa agar budaya mutu di PBIS semakin kuat dan tangguh,” jelasnya.
Sementara itu, predikat Unggul tentu diharapkan menjadi pemicu untuk terus memperbaiki kualitas layanan dan pengalaman belajar mahasiswa.
“Harapan kami, predikat Unggul ini dapat semakin memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan kepada mahasiswa. Bagi kami, mutu program studi harus selalu berdampak langsung pada pengalaman belajar mahasiswa,” tutupnya. (*)
