PBIS FKIP UT Gelar Tracer Study Alumni Untuk Tingkatkan Kualitas Kurikulum dan Layanan
PBIS FKIP UT Gelar Tracer Study Alumni Untuk Tingkatkan Kualitas Kurikulum dan Layanan
PBIS FKIP UT, Purwokerto — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka (FKIP UT) menyelenggarakan kegiatan Tracer Study Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBIS) pada 17-19/11/2025 di di UT Purwokerto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan FKIP UT untuk memantau lulusannya di berbagai daerah.
Tracer study ini bertujuan melakukan pelacakan jejak alumni, termasuk status pekerjaan, relevansi kompetensi, serta kebutuhan pengembangan keahlian setelah menempuh pendidikan di UT, khususnya di PBIS FKIP UT.
Data yang diperoleh menjadi indikator penting dalam evaluasi mutu program studi serta penguatan kurikulum PBIS sesuai kebutuhan dunia kerja.
Pelaksanaan Tracer Study dilakukan dengan mengundang alumni PBIS untuk hadir di kantor UT Purwokerto dan mengisi formulir pelacakan melalui laman sila.ut.ac.id.
Pelaksana Tugas Tracer Study PBIS FKIP UT, Anugrah Murtini, M.Hum., mengatakan bahwa Tracer Study merupakan ajang mengumpulkan informasi terhadap riwayat pekerjaan dan kesesuaiannya terhadap komptensi yang telah didapatkan sebelumnya dari PBIS FKIP UT
“Dalam kegiatan itu, kami mengumpulkan informasi mencakup riwayat pekerjaan, kesesuaian bidang kerja, kontribusi kompetensi selama belajar di PBIS FKIP UT terhadap karier mereka,” katanya.
Ia menambahkan, selain mengumpulkan informasi riwayat pekerjaan alumni, tim Tracer Study FKIP UT juga menjadikannya sebagai ajang menjaring masukan.
“Selain mengumpulan informasi yang dimaksud, kami juga turut mendengarkan masukan untuk peningkatan kualitas pembelajaran di PBIS FKIP UT,” tambahnya.
Melalui Tracer Study ini, PBIS FKIP UT berupaya memperkuat sistem penjaminan mutu internal serta memastikan bahwa lulusan PBIS memiliki daya saing yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan Masyarakat.
“Ke depan, hasil Tracer Study ini digunakan sebagai dasar pengembangan kurikulum, peningkatan layanan akademik, dan penyusunan strategi peningkatan kualitas lulusan secara berkelanjutan,” tutup Anugrah Murtini. (*)
